TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengajak masyarakat meningkatkan ibadah menjelang bulan suci Ramadan.
Ajakan tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, dalam peringatan Malam Nisfu Syakban yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur Kalteng pada Senin, 2 Februari 2026.
Menurutnya, momentum Nisfu Syakban menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat keimanan serta melakukan introspeksi diri sebelum memasuki bulan Ramadan.
“Menjelang bulan suci Ramadan, mari kita perbanyak ibadah, doa, dan istighfar, serta memohon ampunan kepada Allah SWT,” ujar Darliansjah.
Ia juga mengapresiasi kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam kegiatan keagamaan tersebut. Kegiatan salat berjamaah dan doa bersama dinilai menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memohon kebaikan bagi daerah dan bangsa.
“Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan salat berjamaah dan berdoa bersama, memohon kebaikan untuk kita semua, untuk Kalimantan Tengah, dan untuk Indonesia,” katanya.
Darliansjah berharap kegiatan ini mampu memperkuat nilai spiritual serta menumbuhkan rasa kebersamaan di tengah masyarakat.
“Semoga kita senantiasa diberikan kesehatan, kemudahan, dan kebahagiaan dalam menjalani setiap aktivitas,” ucapnya.
Ia turut mendoakan agar Kalimantan Tengah dan Indonesia senantiasa berada dalam kondisi aman, makmur, dan sejahtera.
“Semoga Kalimantan Tengah dan Indonesia senantiasa dilimpahi perlindungan, kemakmuran, serta kesejahteraan,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas berbagai kekurangan dalam pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan publik.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kami menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Pemprov Kalteng berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan kinerja serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat ke depan.
Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan