Sinergi TPID Diperkuat, Pemprov Kalteng Fokus Kendalikan Inflasi

Aris Kurnia Hikmawan

3 February 2026, 20:48 WIB

Bagikan

(IST)

TENTANGKALTENG.ID, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat koordinasi pengendalian inflasi daerah melalui sinergi lintas sektor.

Kegiatan sosialisasi dan asistensi penyusunan laporan kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Kalteng digelar bersama Bank Indonesia di Aula Betang Hapakat, pada Selasa, 3 Februari 2026. Agenda ini bertujuan meningkatkan kualitas laporan kinerja TPID Tahun 2025 agar lebih terukur dan sesuai pedoman nasional, sekaligus memperkuat strategi pengendalian inflasi.

Plt Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, menegaskan bahwa stabilitas inflasi merupakan fondasi penting bagi ketahanan ekonomi daerah di tengah tantangan global.

“TPID memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan stabilitas harga, khususnya pada komoditas pangan strategis yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Tantangan pengendalian inflasi ke depan semakin dinamis, baik akibat fluktuasi harga komoditas global, perubahan iklim, maupun dinamika geopolitik,” tutur Leonard.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antar-TPID di seluruh wilayah Kalteng agar langkah pengendalian inflasi lebih responsif dan adaptif, terutama pada sektor pangan, transportasi, dan energi.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa laporan kinerja TPID bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen evaluasi dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif.

“Melalui kegiatan asistensi ini, diharapkan kualitas laporan kinerja TPID semakin baik, didukung oleh data yang akurat, analisis yang komprehensif, serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi lokal, khususnya dalam penguatan sektor pangan, transportasi, dan energi,” tambahnya.

Upaya pengendalian inflasi juga didorong melalui program Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang dilaksanakan secara konsisten pada 2026, seperti operasi pasar, pasar penyeimbang, peningkatan produksi pangan, serta kerja sama antar daerah.

Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, Adi Nugroho, menyampaikan bahwa inflasi yang stabil menjadi kunci pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Upaya pengendalian inflasi tidak terlepas dari kolaborasi Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Kegiatan hari ini menjadi muara dari seluruh upaya pengendalian inflasi yang telah dilakukan sepanjang Tahun 2025,” jelasnya.

Ia menyebutkan, tingkat inflasi Kalteng pada 2025 berada di angka 3,13 persen, masih dalam rentang target nasional, namun tetap perlu dioptimalkan agar lebih stabil ke depan.

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur pemerintah daerah, akademisi, hingga perwakilan kementerian, sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi pengendalian inflasi di Kalimantan Tengah.

Reporter: Nurul Hidayah
Editor: Aris Kurnia Hikmawan

Aris Kurnia Hikmawan

Diperbarui 28 March 2026

Bagikan

Rekomendasi

Gandeng Pemkot, KAHMI Palangka Raya Gelar Qurban Bersama Warga

Mantap Peluk Islam, Tiga Mualaf Bersyahadat di Acara KAHMI Palangka Raya

Sengketa Plasma Memanas, PT GIJ Dorong Penyelesaian Lewat Jalur Hukum

PT GIJ Buka Suara, Sebut Demo KSU Handep Hapakat Langgar Kesepakatan Mediasi

KSU Handep Hapakat Resmi Ambil Alih Swakelola Kebun, Sengketa dengan PT GIJ Kian Memanas

Bupati Barito Utara dan Ketua KADIN Fariyadi Y. Tingan Siap Berkolaborasi Majukan Usaha Lokal

Mengenal Andi Wirahadi Kusuma: Sosok Mandiri dan Pekerja Keras yang Kini Memimpin KAHMI Palangka Raya

Awali Kepengurusan, Ketua KADIN Barito Utara Terpilih Sambangi Panti Asuhan

Fariyadi Y. Tingan Resmi Terpilih Jadi Ketua KADIN Barito Utara

FLS3N ABK Kalteng 2026 Jadi Panggung Unjuk Mental Kreatif Siswa

Puluhan Juri Profesional Kawal Jalannya FLS3N ABK Kalteng

Sapma PP Kalteng Usul Penetapan HET BBM Eceran